• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Dirjen IKP : Tangkal Hoax, Perkuat Literasi Media

13 March
17:18 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti mengatakan masyarakat Indonesia harus memperkuat literasi media dan pengetahuan guna menangkal hoax. Menurut Niken, kasus penyebaran informasi hoax di Indonesia mayoritas penyebarannya 90 persen melalui digital

"Penduduk Indonesia yang saat ini mencapai 265 juta dan pengguna internet setengahnya. Untuk Pengguna handphone 2 kali lipat penduduk Indonesia dan 415 juta akun mobile phone. Artinya 157 persen masyarakat Indonesia mempunyai hp. Untuk saat ini masyarakat Indonesia yang sudah registrasi 315 juta," kata Niken dalam diskusi di Gedung Dewan Pers bertema Pemberantasan Hoax, Kepentingan Nasional dan Demokrasi Kita," Selasa (13/3/2018) di Gedung Dewan Pers.

Ditegaskan Niken,  Indonesia tsunami informasi seperti ini dan bila isinya negatif akan berpengaruh pada persatuan dan kesatuan bangsa. Dimana 4 dari 10 persen orang aktif dari sosmed. Hasil monitoring Kemkominfo tahun 2017 lalu terdeteksi lebih dari 800 ribu informasi hoax beredar berdasarkan pendataan secara manual. 

"Dimana sebagian besar berita hoax disebarkan melalui media sosial," imbuhnya.

Selain itu Niken yang pernah menjabat Dirut LPP RRI tahun 2010-2015 itu menjelaskan kasus penyebar hoax saracen misalnya terdeteksi mempunyai lebih dari 800 ribu akun palsu.

"Sekarang ini media sosial menjadi pilar demokrasi dan kita semua jurnalis dan bekerja di media. Ketika kita akan menyiarkan atau mencetak berita akan melewati kades, redaktur dan kepala bidang. Tujuan orang membuat hoax diantarnya provokasi, menyulut kebencian dan membangkitkan amarah dan fitnah," pungkasnya. (SAS/DSy)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00