• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

MK Siap Hadapi Sengketa Pilkada 2018

13 March
21:13 2018
0 Votes (0)


KBRN, Jakarta : Persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 terus dilaksanakan berbagai lembaga, mulai dari penyelenggara hingga lembaga penegak hukum. Salah satu diantaranya Mahkamah Konstitusi. Ketua MK Arief Hidayat mengaku bahwa pihaknya siap untuk menangani gugatan yang masuk terkait sengketa Pilkada Serentak 2018. Arief menyatakan, MK telah menyiapkan sejumlah peraturan MK terkait dasar hukum penyelesaian tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pilkada. 

"Kita sudah menyiapkan, kalau terjadi sengketa di MK kita sudah menyiapkan seluruh instrumen peraturan perundangan. Peraturan MK saya kira sudah siap." Jelas Arief ketika ditemui di Istana pada Selasa (13/03/18). 

Adapun Peraturan MK yang dimaksud Arief adalah PMK Nomor 5 hingga PMK Nomor 8 tahun 2017 terkait dasar hukum penyelesaian Tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Selain itu, MK juga berharap agar pemerintah dapat segera menemukan pengganti hakim MK yang akan segera mengakhiri masa jabatannya yaitu Maria Farida Indrati. Hal itu mengingat, berakhirnya masa jabatan dari hakim MK Maria Farida bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada, sehingga tidak ada kekosongan dalam kursi hakim MK.

"Kebetulan habisnya bersamaan dengan kita menyelenggarakan Pilkada. Berarti perselisihan Pilkada tentunya ada yang masuk ke MK. Oleh karena itu, kita mohon perhatian Bapak Presiden, karena Profesor Maria berasal dari usulan Presiden. Maka kita harapkan, bisa terisi dengan batas waktu yang pas tepat sehingga kita tidak ada kekosongan hakim, sehingga tetap jumlah hakim MK itu 9 orang." Tambah Arief.    

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2018 dilaksanakan di 171 daerah pada 27 Juni 2018. Adapun untuk rekapitulasi hasil perhitungan suara akan dilakukan pada 27 Juni hingga 9 Juli 2018. (PR/ARN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00