• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Ini Pesan Wapres JK Untuk Pelayanan Rumah Sakit

12 July
11:44 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya: Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kualitas rumah sakit harus semakin baik dimata masyarakat terutama dalam hal pelayanan maupun kualitas kesembuhan untuk para pasiennya.

Wapres JK melihat dahulu masyarakat hanya mengenal pola konvensional, bahkan tidak mengenal dokter tetapi saat ini diera modern, masyarakat berani untuk mencari pelayanan rumah sakit yang paling terbaik, demi kesembuhannya.

"Pada masa lalu itu ada pola antara kota dan kampung. Kalau di kampung ada orang sakit pertama ke dukun, nggak mempan baru ke dokter. Orang kota sebaliknya, dia ke dokter dulu, ndak sembuh-sembuh dia ke dukun. Sekarang semuanya ke dokter dulu, karena sudah ada fasilitas puskesmas dimana-mana dan gratis lagi. Karena itulah menteri kesehatan sibuk untuk mengurusi semua hal tersebut." tutur Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya saat Peresmian Gedung Graha Rumah Sakit Islam Surabaya-A.Yani, Kamis (12/7/2018).

"Seperti yang disampaikan tadi sangat modern, ini berarti memberikan layanan yang penting bagi kita semua. Memang di Indonesia ini istilahnya satu-satunya yang di dunia yang fasilitas ini disebut rumah sakit, sama dengan Belanda. Di negara lain hospital artinya pelayanan. Kita rumah orang sakit." ujar Wapres

Harapan besarnya, masyarakat disuatu negara akan lebih sedikit warganya untuk datang ke rumah sakit. 

" Sebenarnya makin sepi rumah sakit makin bagus suatu negara. Memang saya juga ketua yayasan rumah sakit di Makassar, ketika masuk tanya berapa pasien seakan-akan kita ingin pasien banyak. Saya rubah, pasien banyak itu berarti amal yang banyak. Jadi tidak berarti makin banyak yg sakit yang makin banyak, tidak, amalnya makin banyak. Karena beramal untuk menyehatkan orang." pesan Wapres JK

Sebelumnya Jusuf Kalla pernah berkunjung ke Gedung Graha Rumah Sakit Islam Surabaya pada 28 Februari 2017. ''Saya mengapresiasi perkembangan RSI Surabaya yang sudah semakin maju ini,'' kata Wapres Jusuf Kalla. 

Informasi yang Radio Republik Indonesia (RRI) terima, Rumah Sakit Islam Surabaya – Ahmad Yani (RSI A.Yani) adalah salah satu dari sekian Rumah Sakit Islam yang terdapat di kota Surabaya yang berdiri sejak tahun 1975 oleh salah satu sesepuh NU yaitu KH Zakky Ghufron. 

Rumah Sakit Swasta tertua di Surabaya, RSI A. Yani melayani akan kebutuhan dan perkembangan di masyarakat terutama pelayanan kesehatan, sehingga dituntut untuk berkembang sesuai dengan zaman dan tekhnologinya.    

Ke depan rumah sakit swasta tertua di Surabaya ini akan dijadikan sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan menjadi pusat layanan hemodialisa (cuci darah) serta layanan kesehatan dan kecantikan kaum hawa (women health and beauty). 

Sesuai dengan motto ” New Brand, New Hope, New Spirit”  Direktur Rumah Sakit Islam Surabaya dr.H. Samsul Arifin.,MARS  memaparkan bahwa “ RSI Surabaya ingin merubah image masyarakat Surabaya yang dulu beranggapan bahwa RS Islam Surabaya masih dikelola secara KONVENSIONAL, kini telah bertransformasi menjadi RS Islam yang MODERN .

RS. Islam Surabaya sebagai Referensi Proyek Percontohan rumah sakit-rumah sakit di bawah naungan NU, terutama dalam hal manajemen, fasilitas dan pelayanan.

Graha Rumah Sakit Islam Surabaya juga menambah pelayanan medis berupa Terapi yaitu Terapi Wicara, Terapi Okupasi dan Hemodialisa. Kemegahan kota-kota Islam menginspirasi nama-nama ruangan dalam Graha Rumah Sakit Islam Surabaya, seperti :  YANI THA’IF adalah nama lantai 2 untuk ruang bersalin, rawat inap gabung bayi sehat, yang memiliki 17 tempat tidur dengan rincian : VVIP ( 1 TT ), VIP ( 1 TT ), KELAS I ( 4 TT ), KELAS II ( 6 TT ), KELAS III ( 5 TT ). MADINAH adalah nama lantai 3 untuk ruang anak dengan fasilitas 28 tempat tidur dengan rincian : VVIP ( 2 TT ), VIP ( 1 TT ), KELAS I ( 6 TT ), KELAS II ( 9 TT ),  KELAS III ( 10 TT ).  MAKKAH adalah nama lantai 4 untuk ruang rawat inap dewasa dengan fasilitas 27 tempat tidur dengan rincian : VVIP ( 2 TT ), VIP ( 2 TT ), KELAS I ( 6 TT ), KELAS II ( 6 TT ),  KELAS III ( 11 TT ). (DSun/NYP)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00