• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

PDIP Tak Resah Soal Koruptor Tak Boleh Daftar Pilkada

13 November
10:44 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : PDI Perjuangan tidak khawatir, apabila Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) akhirnya melarang mantan napi korupsi atau koruptor tidak diperkenankan untuk mengikuti ajang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 nanti.

Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari menegaskan, sebelum aturan itu diajukan ke Presidenpun, PDIP telah menetapkan tidak akan memperbolehkan mantan koruptor untuk mengikuti ajang Pilkada. Bahkan, berdasarkan peraturan, PDIP juga tidak akan mengajukan seorang yang masih sebagai tersangka sekalipun.

"PDI Perjuangan memang sudah memutuskan seperti itu, jangankan sudah dipidana ya, tersangka saja sudah tidak kita ajukan, sejak Pileg kemarin," ujarnya, Rabu (13/11/2019).

Dalam klausul pada peraturan yang ada di tubuh PDIP, ada tiga hal yang menyangkut pada kader atau politisinya, akan menerima pemecatan, bila terjerat tiga kasus pidana, yakni korupsi, narkoba, dan asusila.

"Kebiasaan organisasi kita, ada tiga hal yang langsung dipecat, satu narkoba, dua korupsi tiga asusila, itu langsung dipecat dari keanggotaan," tegasnya.

PDIP, lanjut Sri Untari, telah menerapkan pola rekruitmen atau pola penempatan seluruh kader kader maupun pasangan pasangan calon yang direkomendasi, memiliki latar belakang yang baik di masyarakat, serta tidak meninggalkan hal hal yang bersifat problem hukum.

"Sehingga kita akan memutuskan juga seluruh para calon calon kepala daerah yang clean and clear dari masalah korupsi," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00