• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Komisi II DPRD Sumenep Datangi TKP Penyelewengan Solar Bersubsidi

13 December
19:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sumenep : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi di Desa Kebun Dadap Barat, Kecamatan Saronggi, Jumat (13/12/2019).

Kedatangan ini sebagai tindak lanjut atas pengungkapan kasus oleh Polda Jawa Timur. Selain itu ada dugaan solar dimaksud juga dipasok ke salah satu BUMD milik Pemkab Sumenep.

Usai peninjauan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep H. Subaidi menyatakan kasus ini tentu dapat merusak citra daerah. 

"Sangat miris ya dan ini berdampak negatif untuk kita apalagi yang disuplai itu BUMD mitra kita," kata H. Subaidi, Jumat (13/12/2019).

Sebagai efek jera, pihaknya mendesak kepolisian dapat mengusut secara tuntas dengan menyeret semua yang terlibat. Sikap tagas ini diberikan agar menjadi cerminan bagi yang lainnya.

"Tentu kita mendorong pihak berwajib mengusut secara tuntas apalagi ini bisa dikatakan sudah melanggar hukum," tegasnya. 

Sementara menurut keterangan salah seorang warga setempat Hendra Andika, adanya kasus penyalahgunaan solar bersubsidi diketahui setelah jajaran kepolisian Polda Jawa Timur turun ke lokasi.

"Kalau kita warga disini tidak ikut campur pekerjaan orang. Kita kaget juga waktu itu ada Polisi kesini. Perahu yang sering bersandar hanya waktunya tidak menentu," ungkap Hendra. 

Selama ini warga hanya tahu bahwa keberadaan tiga tangki duduk yang ada di bibir sungai hanya untuk pemenuhan kebutuhan solar bagi nelayan.

"Katanya ini untuk membantu warga mungkin dalam pendistribusian solar. Kalau informasi yang kita terima dari awal solarnya untuk kebutuhan nelayan," pungkasnya. 

Pantauan RRI di lapangan, pasca pengungkapan kasus oleh Polda Jawa Timur beberapa waktu, sekarang tidak ada aktifitas di lokasi yang diduga sebagai lokasi penampungan solar bersubdisi itu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00