• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Terancam Dibunuh, Seorang Wanita Muda di Baubau Nekat Lompat dari Atas Motor

13 December
22:53 2019
3 Votes (3.7)

KBRN, Baubau : Seorang wanita muda, J alias E (24) warga lingkungan Pajalele, Kelurahan Waliabuku, Kecamatan Bungi Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat melompat dari atas motor yang masih berjalan. Akibatnya tangan dan lututnya luka-luka.

Aksi nekat itu dilakukannya karena takut akan dibunuh setelah mendapat ancaman dari pria yang memboncengnya. Pria itu adalah BS alias B (27) waga Kelurahan Bungi, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau yang tidak lain adalah kekasihnya.

Kasubag Humas Polres Baubau Iptu Suleman menyebutkan peristiwa ini bermula saat korban melihat tersangka menuju pantai Kamali untuk menemui teman-temannya. 

Sesampainya di kos korban berkomunikasi dengan pelaku via massanger, menanyakan keberadaan pelaku. Pelaku saat itu mengaku sedang di pantai kamali bersama teman-temannya. Sehingga terjadilah cekcok mulut antara keduanya,” jelas Iptu Suleman di ruang Humas Polres Baubau, Jumat (13/12/2019). 

Tidak lama kemudian, sekira pukul 00.15 pelaku yang sudah berada di bawah pengaruh alcohol mendatangi kos korban dan langsung mencekik leher korban dengan tangan kiri, sembari memukul mata korban dengan tangan kanannya. Akibatnya korban terjatuh dari tempat tidur dan kepalanya terbentur tembok kamar. 

“Korban sempat meminta ampun namun pelaku terus menendang, menarik berdiri korban, dan lanjut memukulnya lagi kebagian perut sebanyak dua kali. Korban berusaha lari namun tetap ditahan pelaku, hingga akhirnya pelaku mengambil pisau dapur dan menodongkan kearah kekasihnya itu,” tambahnya.

Dengan pisau itu, ketika dalam perjalanan dengan motor, pelaku mengancam akan membunuh kekasihnya. Karena merasa terancam korban nekat lompat dari atas motor yang tengah berjalan.

“Motif pelaku sendiri setelah memukul korban di kamar kostnya, pelaku memaksa korban untuk naik sepeda motor sambil membawa pisau dapur. Ditengah perjalanan pelaku ini mengancam akan membunuh korban,” jelas Kanit Reskrim Polsek Wolio. Ipda Bangga Parnadin Sidauruk.

Setelah melintas di depan RM Betoambari, Kelurahan Katobengke, karena melihat banyak orang, korbanpun melompat dari sepeda motor dan terjatuh, kemudian meminta perlindungan pada masyarakat setempat.

“Tidak ada rencana dari pelaku untuk melakukan penganiayaan, namun pengakuan dari korban sendiri selama pacaran, setiap ada masalah pelaku sering melakukan penganiaan terhadap korban,” tambah Ipda Bangga.  

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Wolio, Polres Baubau dan diancam dengan pasal 351 ayat (1) KUH Pidana tentang penganiayaan, dengan ancaman 2 tahun penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00