• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Anang Hermansyah : Tol Japek II Perkuat Jalur Distribusi dan Ekonomi Jakarta

15 December
10:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sambil santai di akhir pekan, pemerhati kebijakan publik dan dinamika sosial, Anang Hermansyah turut mengapresiasi mulai beroperasinya Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau biasa disebut Iapek II resmi digunakan masyarakat hari ini, Minggu (15/12/2019) sejak pukul 06.00 WIB.

Menurutnya, semua akses dari Jakarta ke luar daerah maupun dari luar daerah yang menuju megapolitan harus dibuka dari berbagai arah. Dengan demikian, semua kegiatan atau aktivitas apapun baik yang dilakukan warga Jakarta maupun masyarakat luar kota yang hendak ke Jakarta bisa terfasilitasi dalam keadaan lancar dan nyaman.

"Tol layang Japek II memang dibutuhkan masyarakat. Semua akses dari Bekasi, Karawang, Cirebon, bahwan dari luar Jawa Barat harus dibuka menuju Jakarta. Tapi dibutuhkan dalam arti bukan untuk sekedar lewat, melainkan lebih besar dari itu. Dan banyak orang yang tidak menyadarinya," kata Anang Hermansyah kepada RRI, Minggu (15/12/2019).

Pria yang duduk sebagai Anggota DPR RI Komisi X periode 2014-2019 ini melihat, kehadiran tol Japek II ini salah satunya adalah sebagai penguat rantai distribusi kebutuhan warga Jakarta. Distribusi kebutuhan apa saja?

Tentunya, Anang mencontohkan, pendistribusian bahan-bahan pokok makanan. Hal ini sangat krusial bagi kelangsungan hidup warga Jakarta karena tidak mungkin Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bisa menyediakan semuanya di sini. Pasti akan bergantung pada para petani dan peternak dari luar Jakarta.

"Sehingga nanti mereka yang tidak bisa lewat udara atau laut dalam membawa kebutuhan warga Jakarta, pasti harus berpacu di jalur darat. Nah, apabila tersendat atau tertunda, bagaimana jadinya?" ujarnya menambahkan.

Lebih besar dari itu, pergerakan ekonominya yang diperhatikan. Roda ekonomi itu akan lebih cepat menurut Anang. Semua tanpa hambatan untuk mengakses megapolitan ini. Sehingga ke depannya, jika memang pindah Ibu Kota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi kenyataan, Jakarta bisa menjadi pusat ekonomi yang lebih lengkap dan lebih besar lagi. 

"Menurut saya, Jakarta bakal jadi pusat perekonomian yang jauh lebih besar dari sekarang. Siapa yang tidak ingin berbisnis dengan Jakarta? Bukan dari daerah saja, akan tetapi dari seluruh dunia berlomba-lomba berbisnis dengan Indonesia khususnya Jakarta. Sehingga juangan kaget jika suatu saat nanti Jakarta bisa menjadi etalase yang lengkap. Dan ini sangat positif untuk masyarakatnya," pungkas Anang. (Foto: Anang-Ashanty/IG @ananghijau) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00