• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Lima Jenis Lobster yang Biasa Diolah Jadi Kuliner Seafood

16 December
15:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menangkap apalagi membudidayakan lobster sangat sulit dilakukan. Oleh karena itu, beberapa jenis lobster unggulan kuliner dibanderol dengan harga sangat mahal. Rumah makan atau restoran spesialis seafood, pasti menyediakan menu lobster dengan harga yang tidak murah, biasanya lebih dari Rp250 ribu per satu porsi standar.

Sebelum dimasak, lobster memang memiliki tampilan yang tak terlalu menggugah selera. Tapi ketika sudah dimasak, tampilan warnanya jadi lebih cantik dengan kulit warna oranye cerah dan berkilau. Banyak sekali jenis lobster, tapi dari sekian banyak, ada 5 (lima) lobster unggulan yang paling sering dijadikan bahan olahan lezat. Apa saja jenis lobster yang kerap digunakan restoran?

1. Lobster Bambu

Lobster bambu memiliki warna campuran antara oranye dan hijau seperti bambu. Selain itu, ciri-ciri fisik luarnya adalah ada garis-garis warna hitam dan putih yang melintang di sepanjang badan lobster. Lobster bambu juga sering dijuluki dengan nama lobster hijau, dan hidup di perairan laut dengan kedalaman hingga 15 meter. Di Indonesia, daerah penghasil lobster bambu adalah Aceh, Sumatera Barat, Manado, Makasar dan Jawa Barat.

2. Lobster Pasir

Lobster pasir menjadi jenis yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan Vietnam. Ciri-ciri dari lobster pasir adalah warnanya yang agak gelap cenderung cokelat keabu-abuan dengan antena yang sangat panjang dan kokoh. Selain itu ada bintik-bintik putih yang bisa di sepanjang badan atasnya. Ukuran dari lobster pasir jantan biasanya dua kali lebih besar dibanding betina sehingga kerap dijadikan olahan lobster bakar dan kukus.

BACA JUGA: Saling Berbagi Cara Budidaya Lobster Hasil Optimal

3. Lobster Batu

Jika dilihat sekilas, lobster batu agak mirip dengan lobster bambu karena sama-sama memiliki corak garis-garis berwarna hitam dan putih yang kentara. Tapi warna lobster batu cenderung lebih pucat dan bisa saja mengira kalau lobster batu ini tidak fresh, padahal baru saja ditangkap. Disebut dengan nama lobster batu karena lobster jenis ini memang habitatnya di bebatuan atau sela-sela karang yang ada di laut dalam. Aceh adalah penghasil lobster batu terbesar di Indonesia.

4. Lobster Batik

Jenis lobster yang satu ini pasti bisa dengan mudah kamu kenali karena memiliki corak seperti kain batik sehingga dinamakan lobster batik. Lobster batik memiliki warna dasar cokelat dengan corak bintik-bintik putih, hitam, dan oranye seperti warna kain batik pada umumnya. Lobster batik bisa dengan mudah dijumpai di wilayah pantai selatan pulau Jawa. Lobster batik memiliki cita rasa manis yang lebih terasa dibanding jenis lainnya.

BACA JUGA: Mau Budidaya? Kenali Dulu Jenis Lobster dan Karakteristiknya

5. Lobster Mutiara

Lobster mutiara yang memiliki harga paling mahal dibanding keempat jenis lobster di atas. Hal ini dikarenakan lobster mutiara sangat sulit ditangkap karena hanya hidup di perairan yang ombaknya sangat besar. Lobster mutiara memiliki corak punggung biru kehijauan dengan tekstur kulit berbintik warna putih dan kuning. Berhubung dagingnya sangat tebal, lobster mutiara sering dijadikan menu sashimi.

Jadi bagaimana nih? Pilih yang mahal atau murah? (Foto: cajunclawspik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00