• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Resep Pisang Tanduk Goreng yang Katanya Tidak Ada di Google

29 December
12:50 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pak Sudi, Pedagang Pisang Tanduk Goreng di kawasan Jalan Sumur Batu Raya, sudah lebih kurang satu tahun menjalankan usahanya. Selain gorengan pisang tanduk, dengan gerobak kecilnya Pak Sudi juga menjajakan beragam gorengan sedap lezat lain yang berbahan dasar tapai, ubi, dan talas.

Dirinya selalu menjaga rasa dan terus mengkampanyekan gorengan sebagai jajanan tradisional yang higienis. Pertama, ia membuat adonan untuk semua gorengan dengan tepung terigu pilihan, kemudian mencampurnya dengan gula pasir halus, garam beryodium, air mineral merk ternama, dan supaya sehat ia mempergunakan minyak goreng kemasan bermerek.

Ada kisah unik dibalik resep adonan tepung terigu pilihan ala Pak Sudi. Seperti biasa, pria berusia 50 tahun tersebut menggunakan tiga tepung berbeda yang dicampur menjadi satu yakni tepung tapioke, tepung beras dan tepung cap payung. Kemudian dicampur gula pasir halus, garam, air mineral, lantas diaduk sampai kental.

"Itu tidak asal isi dan aduk saja, tapi ada takarannya. Saya pakai ukuran gram untuk tepung. Nanti ada perbandingannya, bahwa tapioka sekian gram dan seterusnya. Bahkan maizena juga ada takaran juga tidak main campur. Begitu cara saya," terang Pak Sudi kepada National Integrated Newsroom Radio Republik Indonesia (RRI) di Jalan Sumur Batu Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/12/2019).

Kisah unik berawal pada suatu ketika, saat sedang ramai pelanggan, datang seorang ibu menghampiri gerobak kecil Pak Sudi. Perempuan tersebut membeli gorengan pisang tanduk beberapa potong lantas melahapnya satu potong di samping gerobak. Tiba-tiba ia menghampiri Pak Sudi dan menanyakan apa resepnya supaya bisa membuat pisang tanduk goreng enak seperti yang baru saja dimakannya.

"Saya bagikan bahan-bahannya ke ibu itu. Lengkap semuanya harus pakai apa saja. Dan dia kelihatan sangat senang kemudian langsung pergi," ujarnya.

BACA JUGA: Pisang Tanduk Goreng Enak Sehat, Resep Rahasia Pak Sudi

Berselang satu hari, kata Pak Sudi, si ibu tersebut datang lagi. Kali ini tidak belanja pisang goreng tapi mengeluh bahwa bahan-bahan resep yang diberikan sehari sebelumnya sudah dipraktekkan namun pisang tanduk goreng buatannya tidak selezat yang dijual Pak Sudi. Lalu Pak Sudi bertanya ke si ibu, bagaimana cara dia membuat adonan. Ternyata, ibu itu membuka resep-resep pisang goreng enak yang ada di google melalui smartphone.

Mendengarnya, Pak Sudi tertawa dalam hati. Lho, kenapa begitu? Senang ya melihat orang lain gagal?

"Bukan senang ibu itu gagal, tapi itu orang lihat di google itu katanya. Jelas tidak sama rasanya, karena di google itu tidak diberikan semua (lengkap). Adonan saya ada takaran atau ukurannya untuk setiap bahan yang dimasukkan buat adonan. Kalau dicemplungin semuanya ambyar mas. Lagipula, resep saya tidak ada di google, salah dia kalau cari di situ (google)," katanya.

Dirinya kemudian menjelaskan ke si ibu, bahwa setiap bahan yang dimasukkan ke dalam loyang adonan memiliki takarannya masing-masing dalam hitungan gram. Lebih atau kurang sedikit saja, pasti gagal atau akan berbeda rasanya. Belum lagi si ibu harus mau menggunakan air mineral dan minyak goreng kemasan. Tapi Pak Sudi minta maaf, tidak bisa memberikan takaran detil dan meminta si ibu itu mencobanya pelan-pelan di rumah. Mendapat jawaban seperti itu, perempuan tersebut langsung pergi dan tidak pernah kembali hingga detik ini.

"Sepertinya dia mau dagang juga itu. Saya sudah kasih bahan-bahannya, seharusnya dia coba-coba di rumah, sama seperti saya juga sebelumnya. Bukan pelit, tapi ini dapur saya," imbuhnya.

Wah, jadi penasaran juga seperti apa ukuran atau takaran resep rahasia Pak Sudi untuk membuat pisang goreng tanduk yang lezat. Dan lucunya, mbah google tidak punya apa yang dimiliki Pak Sudi. Berarti apakah google kalah melawan Pak Sudi kalau masalah resep pisang tanduk goreng lezat?

"Bukan kalah, tapi apa ya istilahnya. Mungkin saya lebih unggul sedikit," pungkasnya sambil tertawa lebar.

Sami mawon pak, itu namanya memang menang. Ya sudahlah, kalau begitu sukses selalu dengan resepnya. RRI sudah mendapatkan pengalaman unik dan menyenangkan dengan sosok humoris dan pekerja keras seperti Pak Sudi. (Foto: Miechell-RRI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00