• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Gethuk Bakar Khas Ungaran, Legit Menggigit

4 January
17:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Gethuk merupakan jajanan yang diolah dari ketela pohon atau singkong. Biasanya, gethuk disajikan dengan dikukus atau digoreng. Namun, di Ungaran, terdapat varian gethuk yang tidak biasa, yakni gethuk bakar.

Salah satu toko yang menjual gethuk bakar di Ungaran adalah “Gethuk Bakar Abimanyu” yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Semarang. Pemilik toko Gethuk Bakar Abimanyu, Sasanti Rima, mengaku yang pertama kali memperkenalkan gethuk bakar di Ungaran.

“Ini saya yang pertama kali jualan gethuk bakar di Ungaran, tahun 2016 mulainya. Ya dari saya jualan ini akhirnya gethuk bakar jadi dikenal sebagai kuliner khas Ungaran,” ujar Sasanti saat ditemui RRI pada Sabtu (04/01/2020) di tokonya.

Sasanti mengungkapkan, awal mula ia berjualan gethuk bakar adalah karena paman dan anaknya. Pamannya dulu berjualan gethuk biasa, namun anaknya tidak suka mengonsumsi gethuk. Dari situlah Sasanti mendapat ide untuk mencoba membakar gethuk yang dijual pamannya agar anaknya bisa menikmati gethuk.
 
“Dulu saya coba-coba bakar itu gethuk jualan paman saya, lalu saya kasih susu kental manis di atas gethuknya. Anak saya suka sekali,” ungkap Sasanti.

Gethuk bakar yang dijual Sasanti tidak menggunakan bahan pengawet. Pemilihan bahan baku singkongnya pun sangat dijaga agar tidak sembarang singkong dapat diolahnya. Oleh karenanya, gethuk bakar jualannya hanya dapat bertahan selama 24 jam.

Terdapat banyak varian topping yang disediakan di Gethuk Bakar Abimanyu, seperti keju, green tea, taro, dan tiramisu. 

Harganya pun dapat dibilang cukup murah. Berisi 16 buah, gethuk bakar polos dihargai Rp 17.000, sedangkan gethuk bakar topping dihargai Rp 20.000.

Toko Gethuk Bakar Abimanyu buka dari pukul 07.00 hingga 21.00. Selain gethuk bakar, terdapat juga olahan singkong lainnya, seperti singkong tart, singkong roll, dan es krim singkong. Penasaran yuks dicoba datang dan jikmati sensasi gethuk bakarnya.(Foto : istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00