• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Dikti Jatim Tolak Kedatangan Gubes dan Pimpinan Peguruan Tinggi Asing di Indonesia

20 January
16:21 2020
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kedatangan guru besar, dosen, dan pimpinan perguruan tinggi asing ke Indonesia bukanlah merupakan jawaban atas kekurangan dari jumlah guru besar di Indonesia. Sebab, hingga saat ini sudah ada hampir 6 ribu guru besar di Indonesia yang tersebar di seluruh PTN maupun PTS dengan keilmuan bervariasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Dikti) Jawa Timur, Prof. Dr. Suprapto ketika menghadiri pengukuhan guru besar ke-5 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Senin (20/01/2020). "Bahkan di Jatim, sudah ada 158 orang guru besar atau 5,7 persen. Ini cukup memenuhi rasio dengan jumlah dosen yang ada," katanya.

Sementara dari sisi kualitas keilmuan, pihaknya menilai jika guru besar di Indonesia tidak kalah bersaing dengan guru besar asing. Meskipun sebaran guru besar yang dimiliki perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta belum merata. "Melihat hal itu, pemerintah tidak perlu terburu-buru mendatangkan guru besar ataupun pimpinan perguruan tinggi dan dosen asing," ujar dia.

Kebijakan mendatangkan gubes dan rektor asing, sambung Suprapto, justru akan memakan anggaran yang tinggi. Pihaknya  berharap di Jatim minimal lima persen dari total jumlah dosen S-3 melakukan pengajuan proses guru besar. "Ke depan, semua PTS di Jawa Timur untuk terus melakukan percepatan guru besar," tandasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00