• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Kunjungan AHY, Gubernur Rohidin Sebut Bengkulu Butuh Dorongan Pusat

21 January
17:56 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Provinsi Bengkulu yang memiliki 10 Kabupaten/Kota dinilai dalam pelaksanaan pembangunan, masih membutuhkan dorongan dari Pemerintah Pusat.

Gubernur BengkuluRohidin Mersyah saat menerima kunjungan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama pengurus dan kader Partai Demokrat se-Provinsi Bengkulu menyatakan, kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan AHY, yang sudah termasuk tokoh nasional ini sangat penting.

Apalagi anak dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini sudah melihat secara langsung bagaimana kondisi Bengkulu, termasuk program-program yang sudah disusun.

“Saya sudah memaparkan agenda-agenda pembangunan di Provinsi Bengkulu, seperti jalan tol, pengembangan Pulau Baai dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta Bandara Fatmawati Soekarno.Untuk itu diharapkan AHY sebagai tokoh politik yang memiliki komunikasi baik dengan teman-teman di DPR RI, terutama dari Fraksi Demokratagar dapat memperharikanpembangunan Bengkulu. Mengingat daerah kita ini masih sangat membutuhkan dorongan dari pusat dalam pembangunan dan pengembangannya," ujar Rohidin, Selasa, (21/1/2020) di gedung Balai Raya Semarak Bengkulu.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku bangga bisa menginjakkan kakinya di Provinsi Bengkulu. Pasalnya Provinsi ini memiliki sejarah terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI), dan keindahan, serta keramah-tamahan masyarakatnya.

"Saya pertama kali datang ke sini, dan tentunya kedepan bakal melakukan kunjungan lagi," sampai AHY.

Lebih lanjut soal harapan Gubernur, ditambahkannya, tentu saja bakal disampaikan terutama lewat fraksi Demokrat di DPR RI.

"Kita semua bakal terus mendorong agar Provinsi Bengkulu ini bisa terus maju dan berkembang. Sayapun berharap dalam perjalanannya nanti tetap ada sinergi antara Demokrat dengan Pemprov," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00