• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Cina Benarkan Penularan Virus Corona Manusia-ke-Manusia, WHO Pertimbangkan Jadi Ancaman Global

22 January
02:10 2020
0 Votes (0)

KBRN, New York : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan pada hari Rabu (22/1/2020) untuk memutuskan apakah harus mengumumkan darurat kesehatan global, menyusul pengumuman dari badan kesehatan nasional Cina bahwa virus yang baru diidentifikasi pertama kali di sana dapat menular dari orang ke orang.

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita PBB, Selasa (21/1/2020), dalam sebuah pesan yang dirilis di media sosial, WHO mengatakan Direktur Jenderal WHO, Tedros Ghebreyesus, akan "menggelar Komite Darurat pada #coronavirus baru (2019-nCoV) di bawah Peraturan Kesehatan Internasional", dengan tujuan untuk memastikan "apakah wabah tersebut merupakan kondisi darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, dan rekomendasi apa yang harus dibuat untuk mengelolanya”.

Komisi Kesehatan Nasional Cina pada hari Senin (20/1/2020) mengonfirmasi bahwa dua orang di Provinsi Guangdong telah terinfeksi melalui penularan dari manusia ke manusia, meningkatkan potensi penyebaran virus ini secara lebih luas.

"Berdasarkan informasi saat ini, sumber hewan tampaknya merupakan sumber utama yang paling mungkin dari wabah ini dengan penularan dari manusia ke manusia yang terbatas di antara kontak terdekat," kata juru bicara WHO Tarik Jašarevi? pada konferensi pers di Jenewa hari Selasa. 

“Laporan-laporan menunjukkan bahwa infeksi dapat menyebabkan penyakit ringan hingga parah dan berakibat fatal pada sebagian orang. Berdasarkan data saat ini, beberapa kasus baru tampaknya mengalami penyakit yang lebih ringan yang berada di ujung spektrum gejala yang disebabkan oleh penyakit pernapasan.”

Pada hari Sabtu mendatang, ratusan juta orang akan memasuki Cina, saat mereka melakukan perjalanan untuk merayakan Tahun Baru Cina. Ini juga berisiko mempersulit upaya untuk membatasi penyebaran virus.

Sekitar 278 kasus telah diidentifikasi di seluruh dunia, termasuk di pusat kota metropolitan utama Beijing dan Shanghai, dengan sebagian besar pasien berada di Wuhan, sebuah kota dengan sekitar 11 juta penduduk. 

Pada hari Senin, otoritas kesehatan Wuhan mengatakan bahwa sekitar 15 petugas medis telah terinfeksi, kemungkinan akibat kontak dengan pasien, dan satu orang berada dalam kondisi kritis.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00