• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

MU Dihancurkan Burnley 0-2, Solskjaer Terancam Pemecatan?

23 January
13:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Setelah dipermalukan Liverpool 2-0 di Anfield, Manchester United (MU) kembali menuai penderitaan, sekaligus malu besar setelah di kandangnya sendiri, Old Trafford Stadium, mereka dipecundangi klub Liga Inggris urutan ke-13 di klasemen, Burnley FC dengan dua gol tanpa balas (0-2).

Bagi Burnley, kemenangan atas MU merupakan yang pertama kali sejak 1962. Dan kekalahan ini bagi tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer menjadi pertanda bahwa Setan Merah harus memperbaiki 'sesuatu' yang sedang tidak berjalan dengan benar di tubuh mereka.

Seperti dilansir The Guardian, kekalahan ini dianggap sebagai kebodohan Manchester United yang teramat sangat dan ketidakmampuan mereka untuk memahami apa tujuan sebenarnya dalam setiap pertandingan. 

Dua gol Burnley dari Chris Woods pada menit 39 dan Jay Rodriguez menit 56, nampaknya telah mengabur tujuan MU yang sebelumnya telah mengemukakan sebuah langkah kebangkitan kembali pasca ditaklukkan Liverpool pada Minggu, 19 Januari 2020 lalu.

Di awal pertandingan, langkah kebangkitan atas kekalahan yang baru saja mereka alami dari Liverpool mulai ditunjukkan Solskjaer dan semua anak asuhnya saat menjamu Burnley. Pergerakan berbahaya Andreas Pereira, Anthony Martial dan Juan Mata, didukung akselerasi Fred yang memukau memberikan pendukung Old Trafford sedikit harapan akan sebuah kemenangan.

Daniel James yang terus merangsek pertahanan lawan didukung kecepatan Brandon Williams mengalirkan bola ke Aaron Wan-Bissaka, yang terus berjibaku dengan rajin mendukung pergerakan Pereira di depannya.

Permainan agresif dengan pressing ketat berhasil memaksa anak-anak asuhan Sean Dyche terus bermain bertahan bahkan cenderung setengah lapangan. Mereka memilih bertahan melindungi diri dari kebobolan banyak gol dibandingkan keluar menyerang kotak penalti MU.

Akan tetapi, ketika anak-anak Old Trafford asik menyerang dan mendapat dukungan positif dari pendukung fanatik di tribun, petaka justru datang menghampiri.

Dalam sebuah kesempatan emas, Burnley memanfaatkan celah yang ditinggalkan bek Manchester United untuk melakukan serangan balik cepat pasca mematahkan sebuah serangan Setan Merah. Tendangan pemain sayap Dwight McNeil berhasil dilanjutkan Ben Mee ke arah Chris Wood yang langsung menaklukkan kiper David De Gea. 0-1 untuk Burnley!

Tertinggal satu gol membuat Manchester United semakin gila menyerang. Bek sayap Wan-Bissaka semakin berani jauh meninggalkan pertahanan untuk membantu serangan Setan Merah. Begitu pula bek sayap kiri MU, Brandon Williams. Pemain 19 tahun tersebut menunjukkan bahwa keputusan Solskjaer membawanya ke tim utama tidaklah sia-sia. Ia membuktikan bahwa pergerakannya yang berbahaya bisa membantu daya dobrak MU ke pertahanan lawan, serupa dengan peran Phill Neville di era Sir Alex Ferguson.

Dengan formasi 4-2-3-1 skema menyerang, aliran bola yang dibangun dari sisi bek sayap kiri maupun kanan United mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh trio Pereira, Mata, dan James, untuk terus mengalirkan bola-bola matang serta umpan terobosan diagonal maupun horizontal kepada striker Anthony Martial dengan harapan dapat dikonversi menjadi gol.

Gelombang serangan yang dibangun bek sayap Wan-Bissaka dan gelandang serang lincah Pereira cukup merepotkan bek kiri Burnley, Charlie Taylor yang terus ditopang sayap kiri Dwight O'Neill saat bertahan. Juan Mata yang terus mengganggu Taylor juga menjadi ancaman.

Formasi 4-4-2 yang digunakan Burnley mampu meredam kecepatan umpan satu-dua anak-anak Old Trafford yang menggunakan formasi menyerang 4-2-3-1. 

Akhirnya, dari sebuah skema serangan yang dibangun Charlie Taylor dan gelandang tengah Burnley, Jack Cork, permainan satu-dua mereka berhasil mengirim umpan matang kepada striker Jay Rodriguez yang ditarik agak ke dalam sebagai penyerang lubang untuk mendukung skema serangan balik yang diterapkan pelatih Sean Dyche.

Rodriguez berhasil mengecoh beberapa pemain MU sebelum kemudian menaklukkan kiper De Gea. Skor 0-2 untuk Burnley!

Kekalahan ini ditengarai membuat kursi Solskjaer yang awalnya membawa angin segar menjadi panas sekali. Dua kali kalah berturut-turut masing-masing dari rival berat yang kokoh di puncak klasemen yakni Liverpool, serta dari klub sekelas Burnley, bukan masalah ringan yang bisa selesai begitu saja. Nasib Solskjaer mulai tak pasti lagi di Old Trafford.

Setelah melawan Burnley, sebuah laga berat akan segera dilakoni MU. Mereka harus bertanding di putaran keempat Piala FA melawan Watford atau Tranmere Rovers Minggu sore mendatang. Untuk diketahui, Piala FA bukan perkara mudah. Banyak kejutan di event yang satu ini. Dan klub-klub gurem kerap mempermalukan klub besar Liga Primer Inggris.

Solskjaer pasti dituntut menang dalam laga Piala FA nanti. Tidak menang berarti tersingkir, dan nasib Solskjaer tentunya sudah bisa ditebak. Karena sesaat setelah kekalahan dari Burnley, tagar #OleOut (Ole Gunnar Solskjaer Out) sudah menggema di dunia maya. (Foto: AFP/Paul Ellis/TheGuardian)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00