• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Resahkan Masyarakat, Polres Ternate Buru Akun Medsos Penyebar Isu Penculikan Anak

23 January
15:06 2020
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: Kepolisian Resor (Polres) Ternate kembali memburu sejumlah akun media social facebook karena mengunggah foto dan status terkait dengan isu penculikan anak yang tidak benar atau hoax.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda melalui Kasubag Humas Ipda Wahyuddin saat dikonfrimasi reporter RRI, Kamis (23/1/2020) di mapolres Ternate.

Wahyuddin menyatakan, inforsi terkait dengan penculikan anak yang sengaja diunggah di beberapa media sosial baik facebook maupun instagram yang terjadi di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Kota Ternate Pulau, Rabu (22/1/2020) tadi malam tersebut tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Untuk kronologis kejadian sebenarnya menurut Wahyuddin, Iswan yang menjadi korban pengeroyokan sedang berjalan kaki dari arah utara dan meminjam henpone (HP) warga yang duduk di depan toko rajawali I Kelurahan Gambesi untuk menelpon keluarganya karena ojek yang tengah ditumpangi mengalami pecah ban.

Karena belum mengenal korban, warga tidak mau memberi apa yang diminta korban, namun korbantetap memaksa untuk meminjam HP dan korban juga meminta untuk mengantar korban di Kel. Salahudin namun warga tidak menghiraukan karena korban berpeliaku seperti orang yang kurang waras.

Warga yang sedang menanyakan korban tiba-tiba korban langsung berlari ke arah selatan dan warga meneriaki pencuri sehingga terjadi kosentrasi warga yang berada di sekitar tempat kejadian maka mengejar korban langsung di amuk oleh warga tepatnya di jembatan perbatasan Fitu-Gambesi.

“Saat warga melakukan pemukulan  terhadap Korban Iswan, beruntung ada anggota Brimob dan Bhabinkamtibmas Kel. Fitu yang bersama warga lainnya langsung mengamankan korban di rumah salah satu warga yang ada di Gambesi,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, anggota piket Polsek Ternate selatan langsung turun ke TKP mengamankan korban dan langsung di Bawah Ke Mapolsek Ternate Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Korban Iswan diduga pikirannya kurang waras, melihat kondisi korban yang sudah babak belur di amuk warga, anggota piket Polsek Ternate Selatan yang di pimpin Kanit jaga langsung mengantar korban ke rumahnya di Kel. Salahudin Skep Kec. Kota Ternate Tengah,” akunya.

Kasubag Humas juga menambahkan, Kapolres telah mengingstuksikan kepada jajaran Satreskrim Ternate untuk memburu para pelaku yang mengunggah informasi hox terkait dengan penculikan anak yang telah meresahkan masyarakat dalam beberapaha hari terakhir.

“Mereka dari Reskrim sudah membntuk tim untuk mengungkap siap saja yang menggunah informasi ini di facebook,” tegasnya.

Untuk itu kepada masyarakat dirinya meminta sekaligus mengajak agar lebih bijak menggunakan media social dengan menyaring informasi yang belaum tentu kebenarannya sehingga informasi yang disebarkan tersebut tidak membuat gegera masyarakat.

“Coba lebih bijak dalam bermedia social, yang pasti siapa saja yang menggegerkan terkait isu ini akan kita panggila untuk dimintai keterangan,” tegasnya mengakhiri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00