• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Kedubes AS Dorong Generasi Muda Indonesia Kunjungi Gedung Bersejarah

23 January
17:59 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : The Heritage Building atau Gedung Bersejarah yang berlokasi di jalan Medan Merdeka Selatan atau saat ini terletak di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, resmi diluncurkan dan dibuka untuk umum.

Peresmian Gedung yang merupakan kantor persiapan Konferensi Meja Bundar yang menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda pada Mei – Desember 1946 itu, dilakukan langsung oleh Duta Besar Amerika Serikat di Jakarta, Joseph R. Donovan, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar serta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (23/1/2020).

Duta Besar Joseph R. Donovan mengatakan peresmian keberadaan “Gedung Bersejarah” selain mengingatkan di masa lalu, juga diharapkan menjadi simbol kemitraan Indonesia dan Amerika di masa-masa akan datang.

“Seperti yang saya katakan pada pidato saya gedung kedutaan besar Amerika Serikat, kami adalah bukti komitmen Amerika Serikat untuk masa depan dan kesejahteraan bersama. Jadi, seperti ini mengingatkan kita akan masa lalu dan tentang jalan menuju negara demokrasi yang merdeka yang telah dipilih Indonesia berulang kali. Namun, saya harap gedung ini akan menjadi simbol dari kemitraan Indonesia-Amerika kedepannya,” ungkap Donovan.

Secara khusus Dubes Donovan juga menyebut pihaknya mengapresiasi, kepercayaan yang diberikan kepada Amerika Serikat untuk turut ambil andil dalam merawat Gedung yang syarat akan nilai sejarah tersebut. “Saya sangat menghargai kepercayaan yang telah diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada kami untuk perawat gedung ini dan memastikan tempatnya dalam sejarah Indonesia tidak akan dilupakan,” ujarnya.

Menurut Donovan, pihaknya tengah merancang untuk menyediakan tur di dalam Gedung Bersejarah, khususnya untuk generasi muda Indonesia mengenal lebih dekat nilai-nilai sejarah pada Gedung yang dibangun pada abad ke – 19 itu. “Kami merencanakan untuk mengadakan tur, tapi jujur saya kami sedang merancang hal itu (untuk dilakukan),” terang Donovan.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, mengatakan, Gedung Bersejarah memiliki nilai penting untuk dapat dipahami oleh generasi muda, serta peran besar Amerika Serikat didalamnya yang juga tidak dapat dipungkiri. “Kami menyambut gembira dan menyampaikan selamat kepada Duta Besar dan seluruh staf kedubes. Karena, sekarang tidak hanya memiliki satu Gedung kedutaan yang megah, tapi Kedubes Amerika juga dilengkapi dengan nilai-nilai terbaik dari Gedung yang memiliki nilai sejarah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia saat itu,” papar Mahendra Siregar.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan masyarakat khususnya para pelajar dapat menikmati nilai-nilai terkandung dari Gedung Bersejarah, yang terletak di depan Monumen Nasional tersebut. “Ini nantinya akan menjadi tempat dimana masyarakat juga secara terbatas untuk bisa ikut menikmati khususnya para pelajar, tentu dengan pertimbangan-pertimbangan keamanan. Sekarang berada di dalam kompleks, tetapi bahwa bangunan ini bisa kembali dirawat itu satu tindakan yang kami sangat apresiasi sekali dan kita nanti berharap Ke depan tempat ini akan banyak bahan-bahan cerita menjadi pelajaran bagi kita semua,” harap Anies.

Sementara, sejarah mencatat Gedung Bersejarah awalnya dibangun pada abad ke – 19 Masehi, dengan gaya arsitektur neo-klasikal Indische Woonhuis atau New Indies yang diadaptasi untuk iklim tropis di Indonesia. Kemudian, pada 1926 menjadi kantor Konsulat Jenderal Jerman, 1942 berubah fungsi menjadi kediaman pribadi untuk karyawan De Unie Printing House, 1946 – 1948 menjadi kantor Palang Merah Batavia. Serta, menjadi kantor dan kediaman delegasi Indonesia dipimpin oleh Sutan Sjahrir pada Mei-Desember 1949 untuk persiapan Konferensi Meja Bundar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00