• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Literasi Kebencanaan di Indonesia Masih Minim

23 January
21:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Magetan : Memahami bencana sebenarnya berkaitan dengan memahami risiko. Kesadaran masyarakat tentang pemahaman risiko bencana dinilai sangat rendah oleh banyak pegiat literasi.

Minimnya referensi serta peminat literasi kebencanaan menjadi faktor penyebab yang saling berkaitan. Padahal literasi dapat mengajak pembacanya berpikir kritis sehingga dapat merumuskan cara pengurangan resiko bencana.

Kurangnya kesadaran akan pentingnya literasi kebencanaan juga dirasakan oleh kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Gatot Sapto Priyono. Gatot mengungkakan jarang ditemui pengunjung perpustakaan (pemustaka) yang melakukan permintaan buku baru terkait kebencanaan.

Kami setiap tahun tetap ada pengadaan buku. Dasar pengadaan buku ini adalah masukan dari para pemustaka selain itu buku dari para penerbit yang sesuai dengan visi misi pak Bupati,” ujar Gatot, Kamis (23/1/2020).

Namun menyadari akan potensi bencana yang dapat terjadi di Magetan, Gatot menyatakan akan menambah buku-buku kebencanaan.

Magetan kan salah satu daerah yang diprediksi terjadi bencana oleh karena itu buku terkait kebencanaan itu perlu. Namun disini masih minim sekali. Semoga ini menjadi dasar saya dan teman-teman di Dinas Perpustakaan untuk menambah dan mencukupi buku materi kebencanaan,” lanjutnya.

Negara dan masyarakat dengan literasi yang tinggi umumnya memiliki ketangguhan dan kesiagaan yang tinggi terhadap bencana. Literasi kebencanaan tidak melulu harus menggunakan bahasa sains namun dapat pula melalui pendekatan kepada anak-anak dengan media komik.

Beberapa pengunjung usia anak-anak, mengaku menyukai komik dan setiap hari mengunjungi perpustakaan untuk meminjam komik favoritnya.

Fadil kelas 3 SD Muhammadyah 1 Magetan. Suka komik sama buku ilmu pengetahuan. Ga disuruh sih pengen sendiri,” kata Fadil sambil memegang beberapa komik.

Ada pula Raihan, ”Suka komik. Bacanya kadang di sini, kadang dibawa pulang. Boleh dipinjam satu hari, jadi besok ke sini lagi.” 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00