• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Waspada Cuaca Ekstrem, Polri dan TNI di 2 Daerah ini Siap Siaga

23 January
21:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Payakumbuh : Polri dan TNI di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat, menyatakan siap siaga dengan segala kemungkinan yang dapat ditimbulkan, dampak dari cuaca ekstrem yang melanda saat ini.

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan digelarnya Apel Kesiapan Tanggap Bencana Alam di Medan Nan Bapeneh Ngalau Indah Kota Payakumbuh, Kamis (23/01/2020), yang diikuti sebanyak 800 personel gabungan.

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, menuturkan, Apel Kesiapan Tanggap Bencana ini sebagai upaya dari TNI/Polri dan Pemerintah daerah, dalam mengantisipasi terjadi bencana banjir seiring intensitas curah hujan atau cuaca tak menentu (extreme), yang cukup tinggi di awal tahun 2020.

“Dalam hal ini diperlukan Suatu Gerakan Aksi Bersama Guna Meningkatkan Kapasitas Pemerintahan, Polri, TNI, Organisasi , Masyarakat, Lembaga Media, Keluarga Dan Individu Agar Mampu Menemukenali Ancaman Dan Siaga Dalam Situasi Darurat Bencana Secara Capat Dan Tepat,” terangnya, saat memimpin langsung Apel Kesiapan Tanggap Bencana.

Sementara itu Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, meminta kepada seluruh personil gabungan dari unsur Polri dan TNI yang diterjunkan dalam kesiapan tanggap bencana alam ini, untuk selalu membangun koordinasi dan komunikasi, dalam setiap penanganan dan penanggulangan bencana. 

 “Dalam penangangan bencana yang paling utama adalah menjaga kesehatan dan keselamatam selama menjalankan tugas kebencanaan nanti, kita juga harus perhatikan pada saat bertugas penanganan dan penanggulangan bencana, seluruh personil harus menjaga kesehatan dan keselamatan itu yang paling terpenting," sebutnya.

Menurut Dony Setiawan,apel kesiapan tanggap bencana alam ini, sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berada di wilayah potensi bencana.

 "Ini yang masyarakat inginkan dari pihak Polri dan TNI serta pemerintah daerah saat terjadi bencana alam, bahwa Polri dan TNI berada di tengah-tengah masyarakat, untuk membantu apa saja yang dibutuhkan, sehingga penanganan saat terjadinya bencana berjalan secara maksimal," ungkapnya.

Pernyataan yang sama disampaikan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0306/50 Kota Letkol Kavaleri Ferry Stevanus Lahe, yang diwakili oleh Danramil Kota Payakumbuh Capt Czi Joni Forta, menurutnya TNI dan Polri serta Pemerintah saat ini sudah siaga penuh untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, yang setiap saat dan waktu mengancam.

"Saat ini intensitas curah hujan yang mulai tinggi, kita TNI/Polri dan Pemerintah daerah, tentunya harus sigap terhadap ancaman bencana yang bisa terjadi kapan dan dimana saja, terlebih untuk masyarakat yang berada di wilayah titik bencana, yang kita antisipasi," terangnya.

Joni Forta menambahkan, dalam penanganan bencana TNI akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk kesigap siagaan bencana, khusus anggota Babinsa yang merupakan garda terdepan di masyarakat, wajib hukumnya untuk secepatnya melaporkan setiap kejadian bencana, bahkan jika ada indikasi akan terjadi bencana secepatnya melaporkan, agar bisa kejadian bisa dicegah sebelum bencana itu menimpa warga sekitar.

"Kita siapkan seluruh anggota yang ada, terutama seluruh anggota Babinsa untuk mengantisipasi bencana di setiap wilayah di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00