• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Aktivis Lingkungan Kalteng Desak Jurnalis AS Dibebaskan

23 January
22:41 2020
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Sejumlah aktivis lingkungan Kalimantan Tengah meminta pembebasan jurnalis asing asal Amerika Serikat, Philip Jacobson, yang ditangkap dan ditahan pihak Imigrasi Palangka Raya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Tengah, Dimas Novian Hartono, dalam jumpa pers di Palangka Raya mengatakan, wartawan Indonesia maupun wartawan asing berhak dilindungi apabila mereka bekerja untuk memenuhi Hak Asasi Manusia dalam pengetahuan dan informasi.

“Kami mendesak bahwa pihak imigrasi membebaskan Philip sehingga hal ini tidak berlarut-larut dan ini bisa diselesaikan secepatnya,” ujarnya pada Kamis (23/01/2020). 

Pada kesempatan yang sama Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Palangka Raya, Aryo Nugroho, mengatakan pihak imigrasi menduga Philip telah melanggar pasal 122 Undang-Undang terkait dengan keimigrasian. Izin tinggal Philip dianggap tidak sesuai dengan peruntukannya. Philip yang disebut menggunakan visa bisnis namun diduga melakukan kegiatan jurnalistik di Palangka Raya.

Sementara menurut Aryo, pasal 38 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian menyebut bahwa visa kunjungan dapat digunakan di antaranya untuk kegiatan jurnalistik.

Selain itu, Ketua LBH Kota Palangka Raya ini mempertanyakan perbedaan perlakuan yang diterima Philip dengan dua jurnalis asing lainnya yang juga pernah mengalami kasus yang sama pada September 2019 lalu di Palangka Raya.

“Philip sejak tanggal 17 dia ditahan visa dengan paspornya, bahkan sampai sekarang statusnya ditahan di rutan. Sedangkan si Yakub dengan Izhago hanya perlu waktu dua hari itu sudah dideportasi. Ada apa ini? Saya hanya bertanya ada apa ini? Artinya ada suatu perbedaan dan saya tidak tahu alasannya apa,” tuturnya.

Ketika menyampaikan poin-poin keberatan terhadap penahanan Philip Jacobson, Direktur Eksekutif Walhi Kalteng dan Ketua LBH Palangka Raya juga didampingi Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalteng serta perwakilan dari Kantor Hukum Pakpahan Hutabarat.

Philip Jacobson yang merupakan editor di Media Lingkungan Mongabay.com hingga saat ini masih ditahan di Rutan Klas II Palangka Raya. Menurut rencana, pihak Kedutaan Besar Amerika akan ke Palangka Raya pada Jum’at untuk penyelesaian masalah secara diplomatik. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00