• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Yu Sheng, Hidangan Imlek Sarat Filosofis

24 January
07:30 2020
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Bicara tentang perayaan Hari Raya Tahun Baru Cina atau Imlek yang jatuh esok hari, Sabtu (25/1/2020), tentu tak bisa lepas dari serba-serbi unik, seperti kulinernya.

Salah satu kuliner Imlek adalah Yu Sheng. Dalam tradisi Tiongkok, menu hidangan ini biasanya terdapat beberapa makanan seperti ikan salmon atau tuna mentah yang segar sebagai doa agar rezeki berkelimpahan sepanjang tahun.

Ada juga biji wijen menjadi sebuah simbol dari bisnis yang terus berkembang. Kacang tanah, lobak putih, lobak hijau, wortel, minyak wijen hingga keripik pun ada di dalam Yu Sheng. 

Astrid, salah satu warga Tionghoa yang merayakan Imlek menuturkan bahan hidangan Yu Sheng memiliki filosofi tersendiri yang mewakili nasib baik.

“Filosofinya kemakmuran hingga pengharapan terhadap rezeki agar semakin berlimpah,” katanya kepada RRI, Jumat (24/1/2029).

Ia menambahkan, Yu Sheng yang termasuk makanan khas saat Imlek memiliki cara tersendiri sebelum menyantapnya.

Bukan cuma berbagai elemen Yu Sheng saja yang memiliki arti, namun ada juga panduan saat ingin memakannya sebagai lambang doa kepada Tuhan.

"Fat Chai Yi Sen atau artinya Yi Sang kemakmuran diucapkan ketika sedang ingin meletakkan Yu Sheng di atas meja makan. Kemudian peras jeruk nipis atau keruk lemon di atas ikan, ucapkan "Ta Ci Ta Li",” ungkapnya.

Menurut tradisi Cina, kata-kata tersebut akan memiliki arti agar selalu beruntung dan makmur, sehingga rezeki tahun ini bisa bertambah banyak. 

“Selain itu, taburkan rempah di atas salad, lalu ucapkan "Zhao Cai Jin Bao" dengan harapan agar semoga kaya raya,” ucapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00