• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Warga Turki Tenggelam Terhempas Gelombang Laut Pantai Desa Malaka

24 January
11:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Mataram  : Wisatawan asal Istambul  Turki, bernama Mehmet Haluk Beker, laki-laki  76 tahun,  tewas tenggelam di pantai  Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat,  pada  Kamis ( 23/1/2020)  sekitar pukul 13.00 Wita.

Dalam realis dari Kepolisian Polda NTB, Jumat (24/1/2020) siang,   memberitakan kejadian yang menimpa  korban Mehmet Haluk Beker, berawal, korban bersama istrinya   datang berlibur ke Lombok  dengan nomor Paspor S20396933 dan menginap di Hotel Jeeva Klui, sebuah hotel yang berada Dusun Klui, Desa Malaka.

Kejadian yang memilukan itu, terjadi ditengah korban bersama istri  menikmati liburan, korban mandi dipantai sekitar kawasan hotel tempat ia menginap bersama istrinya.

Saksi mata Herman, pegawai   hotel setempat melihat korban sedang berenang di pinggir pantai dekat hotel. Namun tidak lama korban berenang ke tengah pantai.

Menurut keterangan dari  Herman, ia bersama istri korban, sempat mengingatkan korban dengan berteriak, agar korban  tidak berenang terlalu jauh, namun korban   tetap tidak menghiraukan.

“Pegawai hotel Herman dan istri korban sempat mengingatkan korban, agar kembali ke bibir pantai dan jangan terlalu jauh berenang,” ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto, SIK, M.Si.

Selang beberapa waktu,  saksi bersama istri korban, melihat korban Mehmet tengah dihantam gelombang tinggi, yang menghempaskan tubuh korban hingga tenggelam.

Melihat kondisi tersebut, Herman bersama istri korban meminta bantuan warga sekitar, untuk menolong korban dan membawanya ke pinggir pantai.

Berdasarkan keterangan para saksi, saat dibawa kepinggir pantai korban sudah dalam keadaan lemas kemudian korban langsung diberikan tindakan pertolongan pertama, selanjutnya pihak hotel menghubungi  polisi dan dokter serta  ambulance.

Karena kondisi korban cukup gawat, Kepolisian Sektor Pemenang, akhirnya membawa korban  ke RS. Bhayangkara Mataram,  tetapi  sayang sebelum sampai di Rumah sakit korban sudah meninggal .

Menurut keterangan dokter diduga korban meninggal akibat kelelahan saat berenang mengingat kondisi fisik korban yang sudah tua.

“Apalagi saat kejadian   ombak dilokasi kejadian ketika  itu sedang terjadi air pasang, sehingga korban kelelahan dan meninggal dunia,” kata Dokter.

Hingga berita ini dirilis,  korban masih disemayamkan di RS Bhayangkara Mataram,  sambil menunggu keputusan dari Istri korban.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00