• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Jadi Calon Venue Piala Dunia U-20, Lapangan Pendamping di Solo Belum Siap

24 January
13:17 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta: Stadion Manahan Solo resmi ditunjuk FIFA sebagai tempat pertandingan piala dunia U-20. Lapangan pendamping harus segera dipersiapkan, mengingat piala dunia U-20 tinggal tahun depan. Di sisi lain pembangunan stadion kebanggaan wong Solo itu juga harus secepatnya diselesaikan.

Ada sejumlah lapangan yang harus disiapkan untuk tempat latihan club-club peserta piala dunia. Di Kota Solo sendiri ada 6 lapangan yang akan digunakan tempat latihan. Di antaranya Stadion Sriwedari, Lapangan Kota Barat, Banyuanyar, Karangasem dan Sriwaru.

"Persiapannya tentunya tentang lapangan pendamping latihan. Terus Manahan sendiri juga segera diselesaikan landscape nya. Kan mau diselesaikan oleh Cipta Karya," ungkap Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jumat (24/1/2020).

Rudy sapaan akrabnya menambahkan, yang terpenting adalah anggaran lapangan pendamping. Kondisi ini harus segera di koordinasikan dan dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi. PSSI memberikan arahan kepada Pemerintah Provinsi yang akan dijadikan vanue piala dunia U-20 untuk membantu.

"Tentunya segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan. Sampai saat ini belum ada anggaran," sambung Rudy.

Rudy meminta semua pihak untuk segera duduk bersama menyikapi keputusan FIFA ini. Dengan adanya komunikasi Pemkot Surakarta akan segera mencari solusi anggaran untuk menyiapkan lapangan pendamping.

"Kalau segera dikomunikasikan di koordinasikan kan kita segera mencari solusi to. Waktunya tinggal setahun," ujarnya.

Rudy mengaku harus optimis menyiapkan sarana dan prasarana untuk piala dunia U-20. Karena sudah ditunjuk FIFA, Suka tidak suka harus dilaksanakan. "Kalau optimis ya harus. Sudah ditunjuk ya harus siap," tandasnya.

Sementara lapangan Kota Barat, Stadion Sriwedari, Lapangan Banyuanyar, Karangasem, maupun Lanud dan UNS juga belum layak. Rudy menyebutkan sarpras olahraga itu kondisinya belum layak karena belum ada ruang ganti, toilet. 

"Kan lapangan nya juga harus standar internasional. Seperti Kota Barat itu kan harus dilebarkan," pungkas Rudy.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00