• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Harga Cabe Rawit Meroket, Konsumen Beralih ke Cabe Kering

24 January
14:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Ponorogo : Harga cabe rawit di sejumlah pasar tradisional di Ponorogo terus meroket. Harga yang kian melambung dikeluhkan para pedagang diantaranya di Pasar Legi Relokasi Ponorogo.

Pantauan RRI di Pasar Legi Ponorogo hingga Jumat (24/1/2020) Cabe rawit merah masih bertengger  diharga 80-85 ribu rupiah perkilogram atau hampir setara harga satu kilogram daging sapi. Kenaikan ini mencapai tiga kali lipatnya dimana harga sebelumnya berkisar Rp 30 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang di Pasar Legi Relokasi  Ponorogo Sustini mengungkapkan kenaikan sudah terjadi sepekan lebih, Iapun mengeluh karena berdampak pada omsntnya. Ini karena banyak konsumen mengurangi takaran pembelian cabe. Jika biasanya ia mudah menghabiskan Stock cabe miliknya kini untuk menjual 10 Kg cabe saja ia mengaku kesulitan. Menurutnya kenaikan disebabkan karena kurangnya stok cabe dari para petani, ia menuturkan suplai cabe kemungkinan kembali normal pada bulan maret

“Yo ngeluh to, harga cabe koq larang gitu. Biasanya beli 1 Kg ini Cuma beli setengah kadang seperempat kilo. Ini kan musim hujan kan cabe tanamannya nggak jadi penyebabnya stok dari petani ndak ada. Biasanya datangnya bulan tiga yang baik,” kata Sustini Jumat (24/1/2020).

Meskipun kenaikan juga terjadi pada cabe kering, namun kualitas bagus seharga Rp 90 ribu perkilogram, dan kualitas rendah Rp. 65 ribu per kilogram. Akibat kenaikan cabe rawit terang Sustini konsumen memilih beralih ke Cabe kering untuk  kemudian dioplos dengan cabe rawit basah secukupnya.

Meskipun cabe kering juga mengalami kenaikan signifikan namun dirasa tetap lebih menguntungkan oleh pembeli.  Karena dinilai lebih awet dan ekonomis  dengan skala perbandingan 1 kilogram cabe kering setara dengan 5 kg cabe basah.

“yo naik juga to cabe kering, yang 9o ribu itu mulus yang 65  campur-campur. Ya apda beralih ke cabe kering karena  1 Kg itu kalau basah bisa 5 kg,” katanya.

Sustini dan para pedagang lainnya berharap gejolak harga cabe segera kembali normal, sehingga tidak akan berpengaruh signifikan terhadap usahanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00