• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kemenkop Sebut Koperasi Hanson Mitra Mandiri Tak Miliki Ijin Usaha Simpan Pinjam

24 January
15:44 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM telah melakukan penelusuran terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh Koperasi Hanson Mitra Mandiri (HMM) setelah menerima pengaduan anggotanya. Hasil penelusuran itu menunjukkan bahwa Koperasi Hanson Mitra Mandiri tidak memiliki Ijin Usaha Simpan Pinjam (IUSP).

“Kegiatan penghimpunan dana berupa Simpanan Berjangka yang dimulai Maret 2018 hingga 21 Oktober 2019 tidak memiliki Ijin Usaha Simpan Pinjam,” ungkap Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM Suparno dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Koperasi Hanson Mitra Mandiri diketahui merupakan koperasi konsumen dengan nomor badan hukum: 007048/BH/M.KUKM.2/I/2018 tanggal 8 Januari 2018. Dalam perjalanannya koperasi ini menghimpun dana berupa Simpanan Berjangka yang digunakan untuk investasi property yang dijalankan oleh perusahaan induknya, PT Hanson Internasional. 

Penghimpunan dana berupa Simpanan Berjangka dimulai Maret 2018. Bunga Simpanan Berjangka yang didapat anggota untuk SB 3 bulan sebesar 10 persen, SB 6 bulan sebesar 11 persen, dan SB 12 bulan sebesar 12 persen. 

“Kami kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran investasi apalagi dengan bunga yang tinggi karena ini tidak sesuai dengan prinsip koperasi,” kata Suparno.

Kemenkop UKM menerima pengaduan masyarakat mengenai gagal bayar Simpanan Berjangka oleh Koperasi Hanson Mitra Mandiri pasca aksi penarikan besar-besaran (rush money) anggotanya pada awal November 2019. Maka pada 14 Januari 2020, Kemenkop UKM telah memanggil para pengurus dan pengawas Koperasi HMM. 

“Koperasi sudah menawarkan settlement aset dan restrukturisasi utang kepada anggota, namun anggota menginginkan uangnya segera kembali dalam bentuk cash,” katanya.

Atas permintaan anggota itu, perwakilan Koperasi HMM menyatakan kesanggupannya untuk mengembalikan uang simpanan anggota secara bertahap dan menutup sementara kegiatan usaha simpan pinjam/investasi sampai kasus ini selesai. 

Jumlah anggota Koperasi HMM sebanyak 755 anggota, dengan total pinjaman Rp 400 miliar. Jumlah anggota dan pinjaman tersebut masih mungkin bertambah mengingat Koperasi HMM juga menyasar non anggota.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00