• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Imlek 2571 Pererat Persatuan dan Persaudaraan

24 January
17:13 2020
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Masyarakat tionghoa di Pulau Lombok menjadikan Perayaan tahun baru IMLEK 2571 yang dirayakan pada sabu (25/1/2020) sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, sesuai dengan tema besar IMLEK tahun ini.

Warga Tionghoa juga menjadikan tahun baru IMLEK sebagai momentum untuk membantu sesama. km

Tokoh Masyarakat Tionghoa di Kota Mataram, S Wijanarko yang ditemui RRI jum’at (24/1/2020) mengatakan dalam beberapa pekan terakhir ini, warga tionghoa memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada para nelayan. Bantuan itu diberikan, mengingat sebagian besar nelayan tidak bisa melaut karena kondisi cuaca ekstrem.

“Tiap tahun kita merayakan tahun baru Imlek, dan karena tahun ini menjadi tahun politik kami tidak menggelar pesta, tapi lebih focus kepada kegiatan social seperti pemberian sembako kepada para nelayan disejumlah tempat, karena mereka kan tidak bisa melaut”,Ungkapnya. 

Disisi lain, kata Wijanarko, peringatan tahun baru IMLEK juga dijadikan sebagai momentum untuk mengevaluasi kerukunan antar umat beragama dan kontribusi warga tionghoa terhadap pembangunan daerah.

“ya jelas ya, warga tionghoa yang menjadi pengusaha akan berusaha membantu pembangunan daerah dengan usahanya, dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, bagi mereka yang menjadi guru ya akan berusaha mengajar dengan sebaik-baiknya, begitujuga mereka yang menjadi insinyur dan lain sebagainya. Itu juga menjadi salah satu bentuk kontribusi kami,”Ungkap Wijanarko.

Ia juga melihat, kerukunan umat beragama sejauh ini di NTB sudah terjalin cukup baik.

Hal itu dilihat dari minimnya persoalan daerah yang disebabkan oleh masalah agama.

“Kalau kerukunan umat beragama sudah terjalin sangat baik selama ini, apalagi saya juga duduk di Forum Kerukunan Umat Beragama provinsi. Kami juga sepakat untuk menjaga hubungan yang baik ini sesuai dengan tema besar dari Imlek 2571 Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa,”tegas Wijanarko. 

Sementara itu, perayaan tahun baru IMLEK di Pulau Lombok diawali dengan silaturrahim ditingkat keluarga besar masing-masing pada jum’at sore, dilanjutkan dengan sembahyang bersama pada malam hari antara mulai pukul 22.00 hingga pukul 01.00.

Pada keesokan harinya warga juga masih tetap melakukan persembahyangan di Vihara dan Kelenteng yang ada.

“Pada kesempatan ini juga saya ingin sampaikan kepada seluruh warga tionghoa, Selamat tahun baru Imlek 2571 tahun 2020, Gong Xi Fat Choi,”Tutup Wijanarko.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00