• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Jaring Bibit Berbakat, PBSI Sumsel Turun ke 17 Kabupaten Kota

24 January
17:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Palembang : Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Selatan akan melakukan roadshow ke daerah kabupaten kota untuk berkonsolidasi dengan pihak dalam pelaksanaan program pembinaan prestasi.

Sekjen PBSI Sumsel, Erwinsyah, mengungkapkan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil Raker Pengprov PBSI yang salah satu keputusannya mendorong masing-masing daerah untuk mendirikan klub bulutangkis khususnya di tingkat sekolah untuk menjaring atlet berbakat usia muda.

Erwinsyah mengatakan, pencarian bibit ke daerah merupakan bagian dari pola pembinaan prestasi jangka panjang. Terkait pola yang akan digunakan, Erwin mengaku masih mencari pola yang tepat dan akan berkomunikasi terlebih dulu dengan pihak di daerah.

“Target tahun pertama kami konsolidasi dulu dengan daerah untuk mencari pola yang pas apakah langsung ke seklah atau melalui Diknas setempat. Tapi intinya sesuai arahan Gubernur bulutangkis itu harus sampai ke sekolah-sekolah,” ujar Ederwinsyah saat dikonfirmasi RRI, Jumat (24/1/2020).

Menurut Erwinsyah, pihaknya masih menyusun jadwal yang pas untuk melakukan roadshow ke 17 kabupaten kota di Sumatera Selatan mengingat para pengurus yang terlibat memiliki kesibukan dalam tugas keseharian.

“Rencananya kami akan mulai dari Lubuk Linggau dan kemudian akan terus melintas ke daerah-daerah lainnya menuju Palembang,” bebernya.

Pola pembinaan olahraga bulutangkis melalui sekolah diakui Erwin merupakan salah satu cara yang efektif untuk memunculkan bibit muda. Kota Palembang menurutnya sudah mulai menerapkan pola ini dan dianggap dapat diterapkan di daerah lain.

“Dalam waktu dekat Palembang akan mengadakan Palembang Cup dengan kategori anak dan remaja. Setiap sekolah diminta untuk mengirimkan wakilnya. Dengan pola seperti ini maka bibit-bibit potensial akan muncul,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00