• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Ustadz Jadi Pengedar dan Ajari Santri Pakai Sabu, Kasus Luar Biasa

25 January
00:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Kasus Ustaz di Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang menghalalkan Sabu mendapat perhatian Polda Jawa Timur.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, terungkapnya kasus penyalahgunaan sabu oleh tersangka AM, tenaga pengajar pendidikan agama, menyita perhatian.

Kasus ini mengindikasikan, cakupan peredaran narkotika di kawasan Jatim sudah menyasar ke rumpun pendidikan.

"Ini tugas kita bersama untuk menangani secara komperehensif. Karena jaringan narkoba ternyata memasuki tingkat profesi guru dan tidak menutup kemungkinan akan memberikan pemahaman kepada anak didiknya bahwasanya penyalahgunaan tindak pidana narkoba adalah hal yang wajar," ungkap Trunoyudo, Jumat (24/1/2020).

Menurut Truno, perlu kiranya semua lapisan stakeholder pemerintah setempat untuk mengambil langkah konkret mengatasi problem itu secara preventif maupun kuratif.

"Ini perlu diluruskan dan menjadi keprihatinan bersama bagi seluruh stakeholder khususnya ulama bahwa hal ini merupakan tidak benar," ujarnya. 

Apalagi AM tak cuma mengisap serbuk kristal haram itu seorang diri, hasil penyidikan polisi terungkap, pada beberapa ia juga mengajak beberapa anak didiknya untuk mengonsumsi sabu di kediamannya.

"Ini tentu menjadi perhatian bersama baik itu tokoh agama, para guru, murid, orangtua dan lingkungan," tegas Truno.

Diketahui, Satresnarkoba Polres Bangkalan meringkus seorang pengajar agama atau ustaz, berinisial AM (46), warga Desa Pesanggrahan, Kwanyar, Bangkalan, Madura. AM terpaksa dicokok polisi, setelah diketahui mengonsumsi sekaligus mengedarkan narkotika jenis sabu, selama 10 tahun.

AM patut diberi hukuman setimpal, karena saat mengonsumsi sabu sambil mengajak santrinya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00