• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Curhat Pengunjung : Pembangunan Plaza Selatan Monas Tidak Penting!

24 January
19:50 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Aktivitas pembangunan Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas) nampak terhenti di penghujung hari tadi. Namun beberapa sudut petak beton di dalam area pembangunan berbentuk segi empat ini terlihat sudah rampung. 

Pembatas area pembangunan dipagari bedeng, lengkap dengan reklame pembangunan bertuliskan 'kegiatan revitalisasi kawasan Monas'.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda, sedang dilaksanakan kegiatan revitalisasi kawasan Monumen Nasional," tulisan di reklame pemberitahuan yang menempel di bedeng Plaza Selatan Monas, Jumat (24/1/2020).

Ternyata, kegiatan pembangunan itu kembali lagi tepat pukul 19.00 WIB. Puluhan buruh bangunan nampak kembali menempati posisi di beberapa titik pembangunan Plaza Selatan Monas. Ada yang memukul batu, memindahkan batu, dan ada pula satu deko berwarna hijau masih istirahat.

Pembangunan Plaza Selatan Monas ini turut mendapat perhatian masyarakat. Apalagi, mereka sering datang ke Monas untuk berolahraga demi menjaga kesehatan di tengah udara Monas yang masih dikepung hutan kota.

Menjelang Maghrib tadi, kami menemui beberapa warga Jakarta yang ada di sini. Salah satunya, Tri Lestari warga Pondok Gede yang baru saja melakukan kegiatan olahraga sore di Monas. 

Tri mengatakan, belum tahu adanya proyek Plaza Selatan Monas ini. Dia lantas menuturkan sejumlah aspirasinya sebagai masyarakat yang bekerja di Ibu Kota.

"Lebih baik, alokasikan anggaran untuk memerhatikan penanggulangan banjir. Kayak tadi pagi, hujannya enggak lama, tapi banjir. Lagian, ruang terbuka publik sudah banyak di Monas," kata Tri kepada RRI di Plaza Selatan Monas, Jumat (24/1/2020).

Area Monas sudah sangat luas untuk ruang terbuka publik, sehingga penebangan pohon demi pembangunan baru di sini, baginya tak penting.

"Mau dibuat apa lagi? Lapangan basket sudah ada, skateboard? Di sini juga bisa, sudah banyak conblok," kata dia.

Penebangan banyak pohon dalam pembangunan Plaza Selatan Monas ini, kata dia, hanya menambah polusi udara mengepung Jakarta. Sebab, dia mengatakan selama ini Jakarta sudah tinggi angka polusinya.

"Kalau pohon malah ditebang semua, polusinya semakin tinggi lagi nanti," ujar Tri.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat, luas bangunan proyek anyar Monas ini adalah 34.841 meter persegi dengan nilai revitalisasi di atas Rp 70 miliar.

Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta mengklaim hanya terdapat 85 pohon yang ditebang dari dugaan 190 buah pohon.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00