• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Presiden Jokowi Merasa Menterinya Banyak Bicara Tak Berguna

24 January
19:55 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan kepada seluruh jajaran menterinya untuk berhati-hati dalam memberikan keterangan. Terlebih jika keterangan tersebut masih belum tentu jelas kebenarannya.

Hal ini disampaikan Presiden menanggapi statement yang disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tentang Harun Masiku. 

BACA JUGA: Harun Masiku Sudah di Indonesia

"Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri, semua pejabat, kalau membuat statement itu hati-hati, terutama yang berkaitan dengan angka-angka, terutama yang berkaitan dengan data, terutama yang berkaitan dengan informasi. Hati-hati. Jangan sampai informasi dari bawah langsung diterima tanpa kroscek terlebih dulu," tegas Jokowi di Istana Negara, Jumat (24/01/2020).

Presiden Jokowi mengaku tidak mengetahui persis, apakah ada miskomunikasi antara Menteri Hukum dan HAM Yasonna dengan jajaran bawahannya.    

"Saya tidak tahu. Tapi yang jelas untuk semuanya harus hati-hati dalam membuat pernyataan. Apalagi yang berkaitan dengan hukum, hati-hati," pungkas Presiden. 

BACA JUGA: Pakar Pidana : KPK Harus Berani Usut Laporan Terhadap Yasonna

Sebelumnya, pada 13 Januari lalu, Imigrasi menyatakan Harun Masiku pergi ke Singapura sejak 6 Januari dan belum kembali. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Yasonna yang menyebut Harun memang ada di luar negeri. Namun belakangan ini baru terungkap bahwa Harun sudah ada di Indonesia sejak 7 Januari 2020. Dan hal tersebut baru diumumkan pihak Imigrasi pada 22 Januari kemarin.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00