• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bernilai Ekonomis, Warga Majalengka Mulai Lirik Tanaman Porang

24 January
22:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Majalengka : Tanaman Porang atau sering dikenal warga Majalengka, Jawa Barat, dengan sebutan 'Ceuplek' makin dilirik oleh warga Kecamatan Rajagaluh.

Hingga saat ini jumlah pembudidaya tanaman tersebut semakin bertambah dari waktu ke waktu. Seperti para petani di Desa Payung dan Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, sudah bayak menanam Porang tersebut.

Nudiana, salah seorang petani di wilayah tersebut menyatakan bahwa dirinya tergerak setelah mengetahui nilai ekonomi yang cukup tinggi dan menjanjikan dari tanaman Porang tersebut.

Terlebih saat ini, menurut Mang Yana, sapaan akrabnya, tanaman Porang sudah memasuki pasar ekspor ke Jepang, Tiongkok dan Eropa untuk diolah menjadi berbagai macam produk seperti bahan lem dan bahan baku kosmetik. 

Tak hanya itu, Mang Yana juga menyebut bahwa tanaman Porang merupakan makanan mahal di Jepang.

"Melihat prospek tanaman itu saya memiliki inisiatif mengembangkan Tanaman Porang di Kabupaten Majalengka," ungkap Yana, Jumat (24/1/2020).

Menurut Yana, dalam upaya mengembangkan Tanaman Porang tersebut, sebagai generasi muda yang saat ini aktif sebagai pengurus KNPI Kabupaten Majalengka, dia juga aktif mengajak warga masyarakat untuk mengembangkan Tanaman Porang. 

"Tercatat sudah 20.000 bibit tanaman Porang yang saya bagikan kepada masyarakat di Desa Payung dan Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh," ujarnya.

Sementara alasan dirinya menanam Porang di Desa Payung dan Desa Teja itu, karena di kedua desa tersebut adalah wilayah endemik tanaman Porang.

"Untuk sistem yang kami terapkan dalam pemberian bibit tersebut dengan sistem plasma. Yakni, memberikan modal bibitnya dan dibeli hasilnya," jelasnya.

Sedangkan terkait dengan harganya, lanjut Yana, umbi tanaman Porang dibeli dengan kisaran Rp. 8000 per Kilogramnya dan masa tanamnya satu tahun baru bisa dipanen. Tetapi, tambah dia, jika ingin lebih besar umbinya, minimal panennya dua tahun sekali .

Dia juga berharap penanaman tanaman Porang bisa menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat di Kabupaten Majalengka.

"Sekarang pabriknya di Jawa Timur dan saya juga berharap, untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya bisa di bangun pengolahan tanaman Porang di Kabupaten Majalengka," harapnya.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Payung, Jamsa, sangat mengapresiasi atas pemberian bibit tanaman Porang tersebut dan berharap tanaman ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Semoga dengan adanya tanaman Porang ini dapat meningkatkan perekonomian warga masyarakat Desa Payung," tandasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00