• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Terselip Pesan Kedamaian dalam Meriahnya Festival Imlek di Solo

25 January
05:53 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Pesta malam tahun baru Imlek 2571 yang jatuh pada Jumat (24/1/2020), berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Tahun ini selain lebih ramai dikunjungi masyarakat, dimeriahkan pertunjukan naga liong dan barongsai dalam Festival Imlek.

Kesenian asli dari Tiongkok itu malah dimainkan warga asli Jawa dari berbagai komunitas. Bahkan komunitas wartawan Surakarta pun turut menyuguhkan pertunjukan liong di tahun baru Imlek ini.

Mereka hanya berlatih singkat tak kurang dari satu Minggu. Namun juga mampu menyuguhkan pertunjukan liong yang menarik. Bahkan memukau penonton di depan Balaikota Surakarta.

Tak hanya itu Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan Kapolresta Surakarta Kombespol Andy Rifai turut memainkan kesenian ular naga itu. Bunyi genderang bertalu-talu memberikan arahan keduanya meliuk liukan si naga liong.

Pemandangan ini meneguhkan Solo adalah kota pluralisme dan juga kota majemuk. Dengan dukungan berbagai tokoh dan masyarakat kini Imlek bukan saja milik warga keturunan Tionghoa. Selain itu semakin mempererat dan meningkatkan keharmonisan masyarakat. 

Sementara itu pertunjukan musik Mandarin dan berbagai grub band yang tampil di depan Pasar Gede menambah semarak malam Imlek. Panggung seni itu juga menjadi ajang penutup Grebeg Sudiro yang dilaksanakan warga Sudiroprajan Solo untuk mendukung perayaan Imlek.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan, tahun ini perayaan Imlek tidak ada pesta kembang api. Pihaknya meminta panitia meniadakan kegiatan itu karena hanya membuang uang. 

"Dari pada bakar uang mending anggaran digunakan untuk kegiatan sosial. Bedah RTLH (rumah tidak layak huni) itu kan lebih mengena, ada bekasnya ada manfaatnya bagi warga tak mampu," jelas Rudy. 

Selain itu Rudy sapaan akrab Walikota itu mengatakan, hendaknya keharmonisan seperti ini selalu dijaga seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada lagi saling menghujat sesama warga Kota Bengawan. 

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00